Wangxian

Wangxian

Senin, 15 September 2008

Haiku sebuah bentuk puisi Jepang

Haiku adalah salah satu bentuk puisi tradsional Jepang yang paling penting. Haiku adalah sajak terikat yang memiliki 17 silaba/sukukata terbagi dalam tiga baris dengan tiap baris terdiri dari 5, 7, dan 5 sukukata. Sejak awalnya, sering muncul kebingungan antara istilah Haiku, Hokku dan Haikai (Haikai no Renga). Hokku adalah sajak pembuka dari sebuah rangkaian sajak-sajak yang disebut Haikai no Renga. Hokku menentukan warna dan rasa dari keseluruhan rantai Haikai itu, sehingga menjadi penting, dan tak jarang seorang penyair hanya membuat hokku tanpa harus menulis rantai sajak lanjutannya.

Istilah Haiku baru muncul 1890an, diperkenalkan oleh Masaoka Shiki. Haiku boleh dibilang pembebasan Hokku dari rantai Haika. Haiku bisa berdiri sendiri, sudah utuh pada dirinya tanpa tergantung pada rantai sajak yang lebih panjang. Tokoh lain dalam reformasi Haiku ini adalah Kawahigashi Hekigoto yang mengajukan dua proposisi:

1. Haiku akan lebih jujur terhadap realitas jika tidak ada "center of interest" (pusat kepentingan, fokus perhatian) di dalamnya
2. Pentingnya impresi penyair pada hal-hal yang diambil dari kehidupan sehari-hari dan warna-warna lokal (ini tidak jauh berbeda dari kaidah hokku, TSP)

Singkatnya, sejarah haiku muncul baru pada penggal terakhir abad ke-19. Sajak-sajak yang terkenal dari para empu jaman Edo (1600-1868) seperti Basho, Yosa Buson, dan Kobayashi Issa seharusnya dilihat sebagai hokku dan harus diletakkan dalam konteks sejarah haikai meski pada umumnya sajak-sajak mereka itu sekarang sering dibaca sebagai haiku yang berdiri sendiri. Ada juga yang menyebut Hokku sebagai "Haiku klasik", dan Haiku sebagai "Haiku modern".

Di luar Jepang, terutama di Barat (mungkin awalnya dari penerjemahan haiku Jepang) haiku mengalami degradasi(?) dengan absennya beberapa prinsip dasar hokku (haiku klasik). Pola sajak 17-silaba itu menjadi tidak ketat diikuti. Akhirnya haiku di barat hanya tampil sebatas bentuk pendeknya saja.

Haiku tidak memiliki rima/persajakan (rhyme). Haiku "melukis" imaji ke benak pembaca. Tantangan dalam menulis haiku adalah bagaimana mengirim telepati pesan/kesan/imaji ke dalam benak pembaca HANYA dalam 17 silaba, dalam tiga baris saja!

Dalam bahasa Jepang, kaidah-kaidah penulisan haiku sudah pakem dan harus diikuti. Dalam bahasa lain, kadang sulit untuk mengikuti pola ini, dan biasanya menjadi lebih longgar.

Haiku bisa mendeskripsikan apa saja, tetapi biasanya berisi hal-hal yang tidak terlalu rumit untuk dipahami oleh pembaca awam. Bebarapa haiku yang kuat justru menggambarkan kehidupan keseharian yang dituliskan sedemikian rupa sehingga dapat memberikan kepada pembaca suatu pengalaman dan sudut pandang baru/lain dari situasi yang biasa tersebut. Haiku juga mengharuskan adanya "kigo" atau "kata (penunjuk) musim", misalnya kata "salju" (musim dingin), "kuntum bunga" (musim semi), sebagai penanda waktu/musim saat haiku tersebut ditulis. Tentu saja kata-kata penanda musim ini tidak harus selalu jelas-terang.

Bagaimanapun juga, saat ini haiku di tiap-tiap tradisi bahasa mengikuti aturan-aturannya sendiri sesuai sifat alami bahasa di mana haiku tersebut dituliskan. Silakan menulis haiku dengan pertimbangan Anda sendiri, apakah akan mematuhi aturan-aturan baku dari haiku Jepang yang asli, ataukah lebih mementingkan esensi atau ruh dari haiku dengan membengkokkan beberapa syariatnya. Di sinilah tantangan kesulitan, sekaligus kenikmatan menulis haiku.

* Tulisan ini diterjemahkan asal-asalan dengan ditambah-kurangi di sana-sini dari situs http://www.toyomasu.com/haiku


Haiku adalah bentuk puisi bersuku-kata 17,terdiri dari berturut-turut 5,7 dan 5 suku kata. karena sangat ringkas, haiku merupakan puisi yang sangat sederhana tapi bermakna dalam. karena tersirat, maknanya dapat diinterpresentasikan sesuai apa yang dapat 'ditangkap'. proses kreatif penggubahan haiku dimulai dengan terbawany perasaan oleh suatu kejadian atau benda yang dapat dilihat lalu timbul kemauan untuk mencurahkan perasaan itu dalam bentuk ringkas-tepat,guna berbagi rasa dg orang lain.

Haiku merupakan hasil pengembangan dari cikal bakalnya yaitu hokku, lalu haikai. Secara terbatas dapat dikatakan bahwa haiku baru mulai pada tahun2 terakhir Edo (1600-1868) karya para masters seperti Matsuo Basho (1644-94) , Yosa Buson (1716-84), dan Kobayashi Issha (1763-1827). Matsuo Basho adalah pujangga Haiku paling terkenal,seorang pengamat terbesar dari 'benda dan hal',beliau pernah berkata, "Sebuah puisi haiku yang mengungkapkan 70-80% dari subyeknya adalah bagus. Jadi haiku bukanlah apa yang dikatakan melainkan apa yang disiratkan dan ditimbulkan. Kekuatan dan keindahannya terletak pada kemampuan untuk mengungkapkan intisari dari apa yang digubah dalam tiga baris. dalam menggubah haiku tidak digunakan kata sifat(adjetiva) yang berlebihan seperti'sepi','terasing',dll..

Contoh Haiku:

Kono michi ya
Di jalan ini
Yukuhito nashini
Tak tampak seoranpun,
Oki no kure
senja musim gugur


Sebuah karya Basho yang terkenal:

Furuike ya
Di kolam tua
Kawazu tobikomu
Katak melompat masuk
Mizu no oto
Air berbunyi



*majalah aneka Jepang

Mitologi Jepang Kaguya-hime


Putri Kaguya (かぐや姫の物語, Kaguya hime no monogatari?, Kisah Putri Kaguya) atau Taketori monogatari (竹取物語, Taketori monogatari? Kisah Pengambil Bambu) adalah cerita rakyat Jepang yang tertua.
Kisah seorang anak perempuan yang ditemukan kakek pengambil bambu dari dalam batang bambu yang bercahaya.

Cerita diperkirakan berasal dari awal zaman Heian. Di dalam Man'yōshū jilid ke-16 lemma 3791 terdapat chōka (prosa panjang) berjudul Taketori no Okina (Kakek Pengambil Bambu) yang mengisahkan seorang wanita dari kahyangan (tennyo). Kisah ini diperkirakan ada hubungannya dengan kisah Putri Kaguya yang juga dikenal sebagai Taketori no okina no monogatari (Kisah Kakek Pengambil Bambu).

Pengarang cerita ini sampai saat ini tidak diketahui. Namun berdasarkan persentase orang Jepang yang melek huruf saat itu, cerita ini diperkirakan ditulis oleh seseorang dari kalangan atas. Pengarang diperkirakan tinggal di sekitar ibu kota Heian-kyō, dan memiliki akses informasi tentang kalangan bangsawan. Tema cerita anti kemapanan, sehingga kemungkinan pengarang tidak berasal dari klan Fujiwara. Pengarang diperkirakan seorang laki-laki karena paham betul tentang sastra klasik Tiongkok, agama Buddha, cerita rakyat, dapat menulis aksara kana, dan kertas berharga mahal. Berdasarkan perkiraan di atas, cerita diperkirakan merupakan karya salah seorang sastrawan besar seperti Minamoto no Shitagō, Minamoto no Tōru, bhiksu Henjo, atau Ki no Tsurayuki.

Tokoh-tokoh yang ditampilkan seperti Putri Kaguya, kakek nenek pengambil bambu, dan kaisar adalah tokoh fiktif. Namun dilihat dari nama-nama bangsawan dan pejabat yang melamar Putri Kaguya, cerita ini kemungkinan besar mengambil model dari bangsawan dan pejabat yang memang pernah ada di zaman itu.

Di zaman dulu hiduplah seorang kakek bersama istrinya yang juga sudah tua. Kakek bekerja dengan mengambil bambu di hutan. Bambu dibuatnya menjadi berbagai barang, dan orang-orang menyebutnya Kakek Pengambil Bambu. Pada suatu hari, ketika kakek masuk ke hutan bambu, terlihat sebatang bambu yang pangkalnya bercahaya. Kakek merasa heran dan memotong batang bambu tersebut. Keluar dari dalam batang bambu, seorang anak perempuan yang mungil, tingginya cuma sekitar 9 cm tapi manis dan lucu. Anak perempuan tersebut dibawanya pulang dan dibesarkannya seperti anak sendiri. Sejak itu, setiap hari kakek selalu menemukan emas dari dalam batang bambu. Kakek dan nenek menjadi kaya. Dalam 3 bulan, anak perempuan yang dibesarkan tumbuh menjadi seorang putri yang sangat cantik. Kecantikan putri ini sulit ditandingi, begitu cantiknya sehingga perlu diberi nama. Orang-orang menyebutnya Putri Kaguya (Nayotake no kaguya hime).

Berita kecantikan Putri Kaguya tersebar ke seluruh negeri. Pria dari berbagai kalangan, mulai dari bangsawan hingga rakyat biasa, semuanya ingin menikahi Putri Kaguya. Mereka datang berturut-turut ke rumah Putri Kaguya untuk meminangnya, namun terus menerus ditolak oleh Putri Kaguya. Walaupun tahu usaha mereka sia-sia, para pria yang ingin menikahi Putri Kaguya terus bertahan di sekeliling rumah Putri Kaguya. Satu per satu dari mereka akhirnya menyerah, dan tinggal 5 orang pria yang tersisa, yang semuanya pangeran dan pejabat tinggi.

Mereka tetap bersikeras ingin menikahi Putri Kaguya, sehingga Kakek Pengambil Bambu membujuk Putri Kaguya, "Perempuan itu menikah dengan laki-laki. Tolong pilihlah dari mereka yang ada." Dijawab Putri Kaguya dengan, "Aku hanya mau menikah dengan pria yang membawakan barang yang aku sebutkan, dan sampaikan ini kepada mereka yang menunggu di luar."

Ketika malam tiba, pesan Putri Kaguya disampaikan kepada kelima pria yang menunggu. Pelamar masing-masing diminta untuk membawakan barang yang mustahil didapat, mangkuk suci Buddha, dahan pohon emas berbuah berkilauan, kulit tikus putih asal kawah gunung berapi, mutiara naga, dan kulit kerang bercahaya milik burung walet. Pelamar pertama kembali membawa mangkuk biasa, pelamar kedua membawa barang palsu buatan pengrajin, dan pelamar ketiga membawa kulit tikus biasa yang mudah terbakar. Semuanya ditolak Putri Kaguya karena tidak membawa barang yang asli. Pelamar keempat menyerah akibat dihantam badai di perjalanan, sedangkan pelamar kelima tewas akibat patah pinggang.

Berita kegagalan ini terdengar sampai ke kaisar yang menjadi ingin bertemu dengan Putri Kaguya. Kakek Pengambil Bambu membujuk Putri Kaguya agar mau menikah dengan Putri Kaguya, tapi Putri Kaguya tetap menolak dengan berbagai alasan. Putri Kaguya bahkan tidak mau memperlihatkan dirinya di depan kaisar. Kaisar akhirnya memutuskan untuk menyerah setelah saling bertukar puisi dengan Putri Kaguya.
Putri Kaguya kembali ke bulan
Putri Kaguya kembali ke bulan

Musim gugur pun tiba. Putri Kaguya menghabiskan malam demi malam dengan memandangi bulan sambil menangis. Kalau ditanya kenapa menangis, Putri Kaguya tidak mau menjawab. Namun ketika bulan 8 tanggal 15 (bulan September) semakin dekat, tangis Putri Kaguya makin menjadi. Putri Kaguya akhirnya mengaku, "Aku bukan manusia bumi, tanggal 15 ini di saat bulan purnama, aku harus kembali ke bulan." Identitas sebenarnya Putri Kaguya disampaikan kepada kaisar. Prajurit-prajurit gagah berani diutus kaisar untuk melindungi Putri Kaguya dari jemputan orang bulan.

Malam bulan purnama itu pun tiba, sekitar jam 2 malam, dari langit turun orang-orang bulan. Para prajurit dan Kakek Pengambil Bambu tidak mampu mencegah mereka membawa Putri Kaguya kembali ke bulan. Putri Kaguya adalah penduduk ibu kota bulan yang sedang menjalani hukuman buang ke bumi. Sebagai tanda mata, Putri Kaguya memberikan obat hidup kekal (不死, fushi?, tidak pernah mati) kepada kaisar. Namun tanpa Putri Kaguya, kaisar tidak merasa perlu hidup selama-lamanya. Diperintahkannya obat tersebut untuk dibakar di Suruga, di atas puncak gunung tertinggi di Jepang. Gunung tersebut kemudian disebut "Fushi no Yama," dan akhirnya disebut "Fujiyama" (Gunung Fuji). Obat yang dibakar di atas gunung kabarnya membuat Gunung Fuji selalu mengeluarkan asap hingga sekarang.

*wikipedia

Lost Heaven

Wo! kasaneawaseta yume wo daite hateshinai rakuen he
mou nakusu mono sae mitsukaranai kakenuketa haruka na michi
nani hitotsu utagau koto mo shiranakatta ne



Wo! Clasping onto our countless dreams, towards an endless paradise
Running through the distant roads,disregarding all the things we've lost
Without any single doubt.

We'll say goodbye, lost Heaven.
How we longed for Heaven.
We're letting go of something we never had.
Time goes so fast, Heaven is lost.



We'll say goodbye, lost Heaven.
How we longed for Heaven.
We're letting go of something we never had.
Time goes so fast, Heaven is lost.

te wo nobashitsukanda yume wa sotto kuzureyuku suna no shiro
tada tachitsukushiteta wakaremichi hohoemi wo nokoshite
kieteitta kimi ga egaku rakuen he to



That dream we've been reaching for, was just a crumbling castle of sand
I remained standing there, at the crossroads, seeing your smile
as you disappeared and ran toward the paradise you've been dreaming of.

We'll say goodbye, lost Heaven.
How we longed for Heaven.
We're letting go of something we never had.
Time goes so fast, Heaven is lost.



We'll say goodbye, lost Heaven.
How we longed for Heaven.
We're letting go of something we never had.
Time goes so fast, Heaven is lost.

hitotsu ni narenai ukanda hoshikuzu hitotsu no shuuen ni akai hanataba wo



The stars in the sky can't come together as one
A red boquet of flowers for the final performance

kakedashita shisen no saki ga shinkirou demo
We'll say goodbye, lost Heaven.



I broke into a run reaching what is ahead of me, even if it's just an illusion.
We'll say goodbye, lost Heaven.

We'll say goodbye, lost Heaven.
How we longed for Heaven.
We're letting go of something we never had.
Time goes so fast, Heaven!



We'll say goodbye, lost Heaven.
How we longed for Heaven.
We're letting go of something we never had.
Time goes so fast, Heaven!

We'll say goodbye, lost Heaven.
How we longed for Heaven.
We're letting go of something we never had.
Time goes so fast, Heaven is lost.



We'll say goodbye, lost Heaven.
How we longed for Heaven.
We're letting go of something we never had.
Time goes so fast, Heaven is lost.

I wish you good luck. I still remember everyday



I wish you good luck. I still remember everyday

Jojoushi

Kisetsu wa iro wo kaete ikudo megurou tomo
Kono kimochi wa karenai hana no youni yurameite
Kimi wo omou



No matter how many times the colors of the seasons change,
these feelings will never wither, swaying like a flower
Thinking of you

Kanade au kotoba wa kokochi yoi senritsu
Kimi ga soba ni irudakede ii
Hohoenda hitomi wo nakusanai tamenara
Tatoe hoshi no matataki ga mienai yoru mo



These words that we play are a pleasant melody
All I want is to have you by my side,
so that I won't lose my smiling eyes
even on a night when we can't see the twinkling of the stars.

Furi sosogu komorebi no youni kimi wo tsutsumu
Sore wa boku no tsuyoku kawaranu chikai
Yume nara yume no mamade kamawanai
Aisuru kagayaki ni afure asue mukau yorokobi wa
Shinjitsu dakara



I will hold you like the rain of sunbeams streaming through the leaves
That is my vow to you, it will never change.
If this is just a dream, then let it be a dream. I don't care.
I will face the loving radiance of tomorrow
Because I believe in happiness.

The love to you is alive in me. wo- every day for love.
You are aside of me wo- everyday.



The love to you is alive in me. wo- every day for love.
You are aside of me wo- everyday.

Nokosareta kanashii kioku sae sotto kimi wa yawaragete kureru yo, oh
Hashagu youni natsuita yawaraka na kaze ni fukarete
Nabiku azayaka na kimi ga boku wo ubau



You gently relieve me from even the sad memories that remained.
Blown by the soothing winds as if it was playing a familiar game
If flutters away, as you, shining and brilliant,take me away.

Kisetsu wa iro wo kaete ikudo megurou tomo
Kono kimochi wa karenai hana no youni yurameite
Yume nara yume no mamade kamawanai
Aisuru kagayaki ni afure mune wo someru
Itsumade mo kimi wo omoi



No matter how many times the colors of the seasons change,
these feelings will never wither, swaying like a flower
If this is just a dream, then let it be a dream. I don't care.
My heart, filled with loving radiance
Is forever thinking of you.

The love to you is alive in me. wo -everyday for love.
You are aside of me wo- everyday.



The love to you is alive in me. wo -everyday for love.
You are aside of me wo- everyday.

Wasei Eigo

Wasei Eigo merupakan salah satu Japanese pseudo-anglisisme, bahasa Inggris yang ditulis dan dibaca seperti bahasa Inggris tapi merupakan istilah bahasa Jepang.

Wasei-eigo (和製英語, Wasei-eigoliterally "Made-in-Japan English") adalah bahasa Inggris yang dibuat orang Jepang dan Wasei eigo mejadi satu dengan bahasa Jepang. Orang Jepamg membuat istilah dengan menggunakan kosakata dalam bahasa barat,yang disusun menurut grammar bahasa Jepang dan sebagainya. Dan hanya digunakan/dipahami orang Jepang,orang yang menggunakan bahasa Inggris sehari-hari pun tidak mengerti kosa kata tersebut.
dalam bahasa Jepang,kita akan kerap sekali menemukan Wasei Eigo ini.

contoh Japanese pseudo-anglisisme :

-Golden Week

ゴールデンウィーク dibaca Gōruden Uīku,atau Minggu Emas adalah periode di akhir bulan April hingga minggu pertama bulan Mei di Jepang yang memiliki serangkaian hari libur resmi.

-Avec

アベック dibaca 'abekku' diambil dari kosakata bahasa perancis (Fench word) 'avec' yang berarti dengan (with). untuk orang Jepang ini berarti pasangan yang romantis.

-Front Glass

フロントガラス baca 'furontogarasu' diambil dari bahasa Inggris 'front' dan 'glass' yang artinya the glass at the front of a car i.e. windshield.

-New Half

ニューハーフ dibaca 'nyūhāfu' ini diambil dari bahasa Inggris 'new' dan 'half'. ini artinya seseorang yang telah barganti jenis kelamin! " a man that has had a sex change!"

Memang luchu bukan??
^^
dalam bahasa indonesia pun ada Indonesian pseudo-anglisisme dalam bahasa Jepang, atau kita kenal dengan "Aru-aru dake Nihon-go" atau bahasa Jepang yang ada-ada saja..^^

Teru no Uta

Yuuyami semaru kumo no ue
Itsumo ichiwa de tonde iru
Taka wa kitto kanashi karou
Oto mo todaeta kaze no naka
Sora wo tsukanda sono tsubasa
Yasumeru koto wa deki nakute

Kokoro wo nani ni tatoe you
Taka no you na kono kokoro
Kokoro wo nani ni tatoe you
Sora wo mau yo na kanashi sa wo

Ame no sobo furui wakage ni
Itsumo chiisaku saite iru
Hana wa kitto setsuna karou
Iro mo kasunda ame no naka
Usu momo-iro no hanabira wo
Medete kureru te mo nakute

Kokoro wo nani ni tatoe you
Hana no you na kono kokoro
Kokoro wo nani ni tatoe you
Ame ni utareru setsuna sa wo

Hitokage taeta no no michi wo
Watashi totomo ni ayunderu
Anata mo kitto samishi karou
Mushi no sasayaku kusahara wo
Tomo ni michiyuku hito dakedo
Taete mono iu koto mo naku

Kokoro wo nani ni tatoe you
Hitori michiyuku kono kokoro
Kokoro wo nani ni tatoe you
Hitoribocchi no samishi sa wo

Fenomena CosPlay




*semua ini contoh2 cosplay party di Semarang:



CosPlay (コスプレ Kosupure)

*adalah singkatan dari Costum Play, adalah istilah bahasa Inggris buatan Jepang (wasei-eigo) yang berasal dari gabungan kata "costume" (kostum) dan "play" (bermain). Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, manhwa, kartun, permainan video, penyanyi dan musisi idola. Pelaku cosplay disebut cosplayer, Di kalangan penggemar, cosplayer juga disingkat sebagai layer .



Demam budaya Jepang di Indonesia memang belum usai. Keunikan dari kebudayaan Jepang ini banyak diikuti oleh kalangan anak-anak sampai dewasa, tidak terbatas hanya pada anime atau manga saja, tidak sedikit pula yang menggemari musik, film, bahkan budaya Jepang itu sendiri.

Trend busana Harajuku sudah mulai umum diikuti. Kini ada hobi baru yang sudah mulai ada komunitasnya, Cosplay. Cosplay singkatan dari Costum Player yaitu hobi mengenakan pakaian beserta asesoris dan rias wajah dari sumber inspirasinya. Pelaku Cosplay disebut Cosplayer atau disingkat layer. Di Jepang, perserta Cosplay bisa dijumpai dalam acara yang diadakan perkumpulan sesama penggemar (dojin circle), seperti Comic Market atau menghadiri konser dari grup musik yang bergenre visual kei. Penggemar Cosplay termasuk cosplayer maupun non-cosplayer sudah tersebar di penjuru dunia.

Komunitas Cosplay di Indonesia saat ini sedang berkembang pesat, bahkan hampir di setiap acara bertema Jepang diadakan pula lomba Cosplay sebagai salah satu acaranya. Dalam lomba tersebut para cosplayer berkesempatan untuk unjuk gigi kreatifitas dalam kostum yang dikenakan dan keahlian membawakan karakter yang diperankan semirip mungkin. Sebagian besar cosplayer mengikuti lomba bukan semata-mata untuk mendapat hadiah. Yang terpenting adalah kepuasan pribasi atas kecintaan mereka pada karakter yang mereka pernakan, dan angan-angan untuk menjadi karakter yang mereka sukai dapat terwujud dalam cosplay.

Kebanyakan karakter yang diperankan berasal dari anime Jepang atau manga. Namun lama kelamaan mulai muncul cosplay penyanyi atau artis-artis Jepang, karena saat ini pun artis Jepang telah memiliki ciri khas tersendiri dalam fashion. Salah satunya dalah visual kei, yaitu istilah untuk fashion dengan dandanan dan busana serba gothik dan misterius. Aliran ini pun telah memiliki komunitas dan penggemar tidak sedikit. Ada juga istilah crossdresser , yaitu perempuan memerankan karakter laki-laki dan laki-laki memerankan karakter perempuan. Hal ini sama sekali tak dilarang, malah membuka kesempatan para cosplayer untuk berekspresi secara bebas. Dalam Cosplay, tidak hanya kostum yang dikenakan saja yang diperhatikan. Keahlian cosplayer untuk membawakan ciri khas karakter, seperti gaya dan ucapan juga dilihat.

Kreatifitas dalam membuat kostum juga merupakan poin penting dalam Cosplay. Kita tak selalu harus membeli bahan yang sama persis dengan aslinya dengan harga yang mahal. Baju atau barang bekas pun dalam disulap menjadi kostum yang menarik tak kalah bagus. Beberapa cosplayer mungkin masih meminta tukang jahit untuk menjahit baju Cosplay mereka. Bahkan di toko-toko tertentu ada yang menjual dan menyewakan kostum Cosplay.

Cosplay merupakan fenomena yang sudah mendunia terutama untuk penggemar Jepang dan anime/manga. Tiap tahun pun rutin diadakan World Cosplay Summit atau lomba Cosplay dunia. Tahun ini pun ada sekitar 12-14 negara yang berpartisipasi.*

*dari berbagai sumber

Di Indonesia sendiri budaya Cosplay mulai terlihat sekitar awal tahun 2000an dan sampai sekarang terus meluas. mulai dari back-up majalah hobi,produk Jepang dan lembaga2 bahasa membuat hobi ini semakin diterima,apalagi kita diberikan kabebasan dalam bereksperimen dan berkarya membuat costum2,merasakan menjadi tokoh favorit atau rasa bangga memakai baju desain sandiri.
Pesta cosplay kini lebih sering dijumpai dan dianggap sebagai ajang narsis juga. Bagi seorang otaku (*anime,manga n game maniac) cosplay tentu sangat disukai,tidak sebatas otaku saja,orang yang hobi ber'narsis2 ria dan hobi mendesain sesuatu pun akan sangat tertarik sehingga tak jarang cosplayers juga adalah orang2 yang baru kaenal lalu langsung terjun dalam Cosplay party. Dalam cosplay party,akan dilombakan kategori2 kostum atau penghargaan seperti best costum,best performance dll. Tentuny akan membuat rasa haru bila memenangkannya.
>o<;


duh,sah susah2 ngetik terusannya ilang..