Wangxian
Senin, 13 Februari 2017
人生ありあり
Senin, 06 Februari 2017
Gue pingin cepet2 resign
Selasa, 24 Januari 2017
Happy Bday Sho-chan!
biasanya aku lupa ulang tahunmu, tahun-tahun sebelumnya atau tepatnya 2-3 tahun ini aku selalu lupa.
Mimpiku untuk datang ke kokuritsu sudah kandas diterjang ombak realita. Tidak mudah, tidak mudah. Aku kerap melupakan impianku.
Tapi, jika bisa, sebelum semuanya semakin digilas kenyataan... Aku ingin pergi saat aku umur 30 tahun. Ya, itu hanya suatu keinginan.
2011 Aku bertemu Sho,
Sudah 6 tahun berlalu... Banyak yang sudah aku lupakan, tapi perasaan pingin menggapaimu adalah yang pertama, seakan adalah passionku.
2011-2013 adalah saat-saatku yang paling menyenangkan, walaupun aku ingat aku sering kesepian karena tidak ada teman yang main ke kostku, teman-teman fandom, teman-teman yang mau mengertiku dan dan teman kost adalah yang terbaik. Kadang-kadang mantan pacarku menyebalkan, jadi aku habiskan waktuku banyak bersama fandom dan drama.
Jika dipikir-pikir, 2014 adalah tahun yang cepat, penuh rasa ketidak puasan akan usahaku dan tahun yang menyenangkan. Lulus bersama sohibku titis dan puas membully tutuk. Lumayan bahagia menghabiskan akhir tahun setelah menyelesaikan skripsi dan masa tempuh studi universitas yang panjang sekali.
Setelah memasuki tahun 2015 dan kesibukan dunia kerja sangatlah menyadarkan bahwa bahkan hobby sekarang sangat susah dilakukan, aku banyak mengalami sesuatu yang dikatakan apa boleh buat. Kerja di Crown Agency (Able) sangatlah beban, mentalku sering disakiti, 3 bulan pertama mungkin memang baru, tapi sesuatu seperti itu diulang-ulang terus benar-benar membuatku menutup diri.
Hakkiri ikimashou!
Di tahun 2016 aku sangat menunggu-nunggu datangnya karena aku bakal diserahi tanggung jawab baru di cikarang, bahkan tika datang ke Jakarta... Saat itu aku sudah benar-benar terwarnai akan Jakarta.
Dan dengan kenekatan yang membabi-buta aku meninggalkan Omori-san, bahkan setelah mempertemukan mamaku kepadanya.
November 3rd 2016, aku resmi meninggalkan kantor yang pekerjaannya sangat aku cintai karena terpaksa dan keaadaan tidak memungkinkan.
Aku menerima tawaran salah satu klienku untuk melihat kantornya dan ikut interview, kalo Bahasa jepangnya adalah 'Choshi ni notteru kanji' begitulah.
Gaji lebih tinggi tapi apa? Tidak ada bonus, tidak ada lembur, tidak ada cuti, tidak ada refund cuti, tidak ada company vacation pulak...
Ya, ya, ya semua diterima saja, karena sudah terlanjur.
Hanya saja, sudah cukup.
Kapasitasku hanya segini saja mungkin (?) Hanya bisa sampai N3 saja,
dan preoritasku hanya-hanya sampai mencari pekerjaan dengan gaji baik supaya bisa memberi uang ke orang tua untuk membuat rumah.
27 tahun usiaku sejak akhir tahun lalu.
Di umur ini kalo bisa,
1. Ikut test N2
2. Ikut Lesson Bahasa Inggris
3. Menabung untuk liburan ke luar negeri
4. Mendapatkan pacar
5. Ganti pekerjaan ke bisnis service lagi
Sekian dulu, terima kasih.
Selasa, 17 Januari 2017
Pak XXX, Kau sungguh membosankan
Caramu memperlakukan bawahan seperti sampah, kau pengecut bak siput, menjijikan sekali.
Aku sangat kecewa masuk kesini karena kau pak. Sangat kecewa sehingga ingin kembali ke pekerjaan lama.
Aku benci itu.
Aku tidak akan lama-lama disini selama kau masih ada disini, karirku masih panjang, aku masih berhak mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari pada ini.
Aku harus buktikan bahwa aku bukan level orang yang hanya akan berakhir disini, Amin.
Minggu, 08 Januari 2017
2017, tahun baru, semoga bukan kesepian yang kujalani :( Amin
Pindah ke cikarang adalah sebuah kenekatan besar, banyak penyesalan. Banyak kesedihan baru dan banyak yang membuatku tak puas.
Tapi kita tidak akan mendapat semua apa yang kita inginkan sekaligus, bukan?
Hari-hari tanpa orang lain berjalan, cepat tetapi sangatlah lambat. Aku banyak membodohi diriku sendiri. Aku tahu itu,
Ini bukan pekerjaan impianku, banyak yang aku rasa sia-sia untuk dijalani. Jujur saja.
Tapi apa boleh buat, aku adalah orang dewasa, aku harus berada sisini dengan baik. mengumpulkan uang sebanyak mungkin dan mencari tempat selanjutnya,
Aku ingin dekat dengan Tuhan supaya aku dibantu, sepertinya sangat naif... Tapi apa dayaku?
Bebanku terlalu berat harus menbahagiakan seluruh keluarga. Rasanya seperti hidup dalam penjara....
Aku butuh pertolongan....
aku selalu sendiri, siapa yang bisa menolongku? Siapa yang bisa kuandalkan?
Kamis, 23 Juni 2016
Sebuah pelecehan kecil
Kamis, 19 Mei 2016
Jakarta
Ya Allah. Semua orang disini musuh. Tidak ada orang baik. Tidak ada orang tulus.
Padahal setahun lalu aku sangat ingin menjadi orang yang baik....
Kalau meminjam istilah dari Juhan Shuttai, aku ingin menang di saat aku kudu menang menurutku. Karena itu harus banyak-banyak menabung keberuntungan dengan berbuat kebaikan.
Jakarta begitu sesak, aku sering merasa kalah. Aku sering terbanting... tapi aku sungguh sudah berusaha untuk tabah.
Aku sudah berusaha keras, berusaha keras sepenuh kuasaku dengan caraku sendiri. Aku bukan anak orang kaya, orang tuaku bodoh lulusan SD yang tidak pernah keluar dari kota lahirnya. Apapun yang kulakukan selalu kuusahakan sendiri. Apapun semua yang kutemui baik itu kesusahan, kesulitan, kesakitan, musibah atau apa sudah 8 tahun lebih ini kusimpan untuk diriku sendiri, kebaikan, kebahagiaan dan cita selalu berusaha kubagikan dengan mereka sebisaku.
Aku sudah berusaha keras....
Aku sudah berusaha dengan amat keras, dengan fisik dan psikisku ini.
Ya Allah.....
Kuatkan aku Ya Allah...
Aku selalu berdoa, memohon dalam lupa agar cita-citaku membahagiakan orang tuaku dapat terkabul.....
Lancarkanlah jalanku. Muluskanlah laju rodaku untuk maju ke depan.
Aku bisa, aku bisa...
aku pasti bisa menapakkan kaki di Jepang, atas Kuasa Allah YME.
Allah akan menuntunku..
Amin ya robbal alamin.
><